EnglishUp - PT. Upskill Digital Indonesia

  +62 813-1138-680  [email protected]


Pengertian, Struktur, & Contoh Text Explanation Lengkap

Pernah nggak sih kamu dapat tugas dari guru untuk membuat tulisan tentang proses terjadinya sesuatu, misalnya proses terjadinya pelangi atau bagaimana fotosintesis bekerja? Atau mungkin kamu sekadar penasaran dan ingin menjelaskan sebuah fenomena kompleks dengan cara yang runut dan mudah dipahami? Nah, jenis tulisan yang kamu butuhkan untuk itu adalah explanation text atau teks eksplanasi.

Bagi sebagian orang, membuat teks eksplanasi terdengar rumit dan sangat ilmiah. Padahal, kuncinya hanya ada pada pemahaman struktur dan tujuannya. Kalau kamu sudah paham fondasinya, membuat contoh text explanation versimu sendiri akan terasa jauh lebih mudah. Yuk, kita bedah tuntas seluk-beluk explanation text di artikel ini!

Apa Itu Text Explanation?

Text Explanation (teks eksplanasi) adalah jenis teks non-fiksi yang berfungsi untuk menjelaskan proses terjadinya atau terbentuknya suatu fenomena, baik itu fenomena alam, sosial, ilmiah, maupun budaya. Tujuannya bukan untuk memengaruhi pembaca, melainkan untuk memberikan pemahaman yang jelas dan logis tentang ‘bagaimana’ (how) dan ‘mengapa’ (why) sesuatu terjadi.

Bayangkan text explanation ini seperti sebuah buku manual. Jika buku manual menjelaskan cara kerja sebuah alat, maka text explanation menjelaskan “cara kerja” sebuah fenomena.

Misalnya, bagaimana proses metamorfosis kupu-kupu terjadi? Mengapa pemanasan global bisa membahayakan bumi? Atau bagaimana sebuah tradisi budaya bisa terbentuk? Semua pertanyaan itu bisa dijawab tuntas melalui sebuah text explanation yang baik.

Jadi, ketika kamu menulis atau membaca sebuah text explanation, fokusnya adalah pada urutan sebab-akibat dan proses yang saling berkaitan. Teks ini bersifat faktual, informatif, dan mengandalkan data atau teori yang sudah ada untuk mendukung penjelasannya.

Memahami Tujuan dan Ciri-Ciri Text Explanation

Agar lebih mudah membedakannya dengan jenis teks lain seperti procedure text atau descriptive text, kamu perlu mengenali tujuan spesifik dan karakteristik unik dari text explanation. Mari kita bahas satu per satu.

1. Tujuan Penulisan Text Explanation

Setiap tulisan pasti punya tujuan, begitu pula dengan text explanation. Tujuan utama dari penulisan teks ini adalah:

  • Memberi Informasi kepada Pembaca: Memberitahu pembaca tentang proses di balik suatu peristiwa atau fenomena dengan menyajikan fakta secara logis.
  • Menjelaskan Sebab dan Akibat: Fokus untuk menguraikan hubungan kausalitas. Mengapa fenomena A terjadi? Karena disebabkan oleh faktor B, yang kemudian memicu proses C.
  • Membuat Sesuatu yang Kompleks Menjadi Sederhana: Memecah fenomena rumit menjadi langkah-langkah atau tahapan yang lebih kecil sehingga mudah dipahami.

Singkatnya, tujuan text explanation adalah untuk “menjelaskan”, bukan “meyakinkan” (seperti persuasive text) atau “menceritakan pengalaman” (seperti narrative text).

2. Karakteristik atau Ciri-Ciri Utama

Kamu bisa dengan mudah mengidentifikasi sebuah text explanation dengan melihat ciri-ciri kebahasaannya yang khas. Berikut adalah beberapa karakteristik utamanya:

  • Fokus pada Fenomena Generik: Membahas kelompok umum (misalnya, bicycles, computers, rain) daripada benda spesifik milik seseorang (misalnya, my bicycle).
  • Menggunakan Simple Present Tense: Dominan menggunakan Simple Present Tense karena menjelaskan fakta umum. Contoh: The sun heats the water.
  • Kaya akan Istilah Ilmiah atau Teknis: Sering menggunakan istilah yang relevan dengan topiknya, seperti evaporation, condensation, atau globalization.
  • Menggunakan Konjungsi Sebab-Akibat dan Waktu: Sering menggunakan kata hubung waktu (first, then, next) dan sebab-akibat (because, as a result, due to).
  • Menggunakan Kalimat Pasif (Passive Voice): Tujuannya untuk menonjolkan prosesnya, bukan pelakunya. Contoh: “Water is heated by the sun“.
  • Berisi Penjelasan Proses: Inti dari teks ini adalah paragraf yang menjelaskan urutan ‘bagaimana’ dan ‘mengapa’ sesuatu terjadi.

Struktur Lengkap Text Explanation

Sebuah text explanation yang baik dan rapi selalu mengikuti struktur yang jelas. Struktur ini membantu pembaca mengikuti alur penjelasan dengan mudah. Umumnya, ada tiga bagian utama dalam struktur text explanation.

1. Pernyataan Umum (General Statement)

Ini adalah bagian pembuka atau paragraf pertama. Fungsinya untuk memperkenalkan fenomena yang akan dibahas. Di bagian ini, penulis memberikan gambaran umum tentang topik, mendefinisikan istilah kunci, dan menjawab pertanyaan “apa” (what) fenomena itu.

Contohnya, jika kamu membuat contoh text explanation tentang tsunami, paragraf pertama akan menjelaskan apa itu tsunami secara umum dan mengapa fenomena ini penting untuk diketahui.

2. Urutan Penjelasan Sebab-Akibat (Sequenced Explanation)

Ini adalah jantung dari text explanation. Bagian ini terdiri dari beberapa paragraf yang menjelaskan secara rinci dan berurutan tentang bagaimana dan mengapa fenomena tersebut terjadi. Setiap paragraf biasanya fokus pada satu tahapan proses.

Di sinilah kaidah kebahasaan seperti konjungsi waktu (first, then, finally) dan sebab-akibat (because, so, as a result) berperan penting. Bagian ini menjawab pertanyaan “bagaimana” (how) dan “mengapa” (why) dengan penjelasan yang logis dan runut.

3. Interpretasi atau Kesimpulan (Closing)

Bagian penutup ini bersifat opsional, tetapi sangat disarankan untuk ada. Fungsinya adalah untuk memberikan kesimpulan, ringkasan singkat dari proses, atau interpretasi penulis tentang fenomena tersebut. Di sini, penulis bisa menegaskan kembali poin-poin penting.

Kaidah Kebahasaan yang Digunakan

Seperti yang sudah disinggung, text explanation memiliki kaidah kebahasaan (language features) yang khas. Memahami ini akan membantumu saat menulis atau menganalisis sebuah teks.

1. Fokus pada Istilah Ilmiah dan Generik

Untuk menjaga objektivitas dan presisi, text explanation menghindari bahasa kiasan atau subjektif. Sebaliknya, teks ini banyak menggunakan istilah teknis atau ilmiah. Misalnya, dalam teks tentang hujan, kamu akan menemukan kata seperti evaporation, condensation, dan precipitation.

Selain itu, fokusnya adalah pada partisipan generik, seperti water, sun, atau society, bukan pada objek spesifik seperti my water atau our society.

2. Penggunaan Konjungsi Kausalitas dan Waktu

Kata hubung atau konjungsi adalah lem yang merekatkan setiap kalimat dan paragraf. Ada dua jenis konjungsi yang dominan:

  • Konjungsi Waktu (Temporal Conjunctions): Menunjukkan urutan kejadian. Contoh: first, second, then, next, after that, finally.
  • Konjungsi Kausalitas (Causal Conjunctions): Menunjukkan hubungan sebab-akibat. Contoh: because, since, as a result, therefore, consequently, due to.

3. Penggunaan Kalimat Pasif (Passive Voice)

Kalimat pasif sangat umum digunakan dalam text explanation. Tujuannya adalah untuk memberikan penekanan pada proses atau kejadian itu sendiri, bukan pada aktor atau pelaku yang melakukannya. Ini membuat tulisan terasa lebih formal dan objektif.

  • Kalimat Aktif: The sun heats the water. (Fokus pada matahari sebagai pelaku).
  • Kalimat Pasif: The water is heated by the sun. (Fokus pada air dan proses pemanasannya).

Penggunaan passive voice membantu pembaca untuk tetap fokus pada alur fenomena yang sedang dijelaskan.

Contoh Text Explanation Singkat Berbagai Topik

Teori tanpa praktik tentu kurang lengkap. Sekarang, mari kita lihat beberapa contoh text explanation singkat dari berbagai topik beserta analisis strukturnya untuk memberimu gambaran yang lebih konkret.

1. Contoh tentang Fenomena Alam (Proses Terjadinya Hujan)

How Does Rain Happen?

(General Statement)
Rain is a primary source of fresh water for most areas of the world, providing suitable conditions for diverse ecosystems. Rain is water that descends from the sky through a process of condensation from water vapor in the atmosphere. But how is this natural phenomenon actually formed?

(Sequenced Explanation)
The phenomenon of rain is a water cycle. The concept of the water cycle involves the sun heating the Earth’s surface water, causing that water to evaporate. This water vapor then rises into the atmosphere. The vapor in the atmosphere cools down and condenses into liquid droplets, forming clouds. This process is called condensation.

Subsequently, the wind moves the clouds. The small water droplets in the clouds collide and merge to become larger and heavier. When these water droplets become too heavy to stay suspended in the air, they fall to the Earth as rain. This process is known as precipitation.

(Closing)
Not all rain reaches the surface. Some evaporates while falling through dry air. This is how the process of rain occurs, which is a crucial part of the Earth’s water cycle that sustains life.

2. Contoh tentang Fenomena Sosial (Dampak Media Sosial)

How Social Media Affects Communication

(General Statement)
Social media has become an integral part of modern society, fundamentally changing how people interact and communicate. It refers to websites and applications designed to allow people to share content quickly and in real-time. While it offers unprecedented connectivity, it also systematically reshapes our communication patterns.

(Sequenced Explanation)
Firstly, social media promotes instant and brief communication. Platforms like Twitter, with its character limits, encourage users to convey messages concisely. As a result, long-form and nuanced conversations are often replaced by short updates, memes, and emojis. This can lead to a decrease in the ability to engage in deep, thoughtful discussion.

Secondly, it creates a curated version of reality. Users tend to post their highlights and successes, creating a “highlight reel” of their lives. Consequently, face-to-face communication, where vulnerability and authenticity are more common, can feel more challenging. People may develop a fear of missing out (FOMO) and social anxiety due to constant comparison.

(Closing)
In conclusion, while social media connects us in ways never before possible, its impact on communication is complex. It fosters brevity and curated self-presentation, which in turn affects our ability to communicate deeply and authentically. Understanding this process is key to navigating the digital world wisely.

3. Contoh tentang Budaya (Sejarah Candi Borobudur)

How Borobudur Temple Was Built

(General Statement)
Borobudur Temple is the world’s largest Buddhist monument, located in Central Java, Indonesia. This magnificent temple is a testament to the advanced architectural and artistic skills of its time. The construction of this temple was a colossal undertaking that occurred around the 8th and 9th centuries AD during the reign of the Sailendra Dynasty.

(Sequenced Explanation)
The construction process began by choosing a natural hill as its base. The builders then shaped the hill by adding and carving millions of volcanic stone blocks. These blocks were quarried from nearby rivers and transported to the site. The blocks were interlocked using a system of knobs and indentations without any mortar, a technique known as interlocking.

Next, the structure was built in three main tiers, symbolizing Buddhist cosmology: Kamadhatu (world of desire), Rupadhatu (world of forms), and Arupadhatu (world of formlessness). Thousands of artisans then meticulously carved the relief panels. Finally, hundreds of Buddha statues were placed inside stupas and niches throughout the temple.

(Closing)
Therefore, the construction of Borobudur was not merely a physical process but also a deeply spiritual one. It was a result of incredible engineering, collective labor, and profound religious devotion, creating a monument that has inspired people for centuries.

Siap Membuat Text Explanation Versimu Sendiri?

Setelah membedah tuntas mulai dari pengertian, tujuan, struktur, hingga melihat berbagai contoh text explanation, kamu pasti sudah punya gambaran yang lebih jelas. Kemampuan menjelaskan sesuatu secara runut dan logis seperti ini bukan hanya berguna untuk tulisan, lho. Ini adalah fondasi penting untuk komunikasi yang efektif, terutama saat berbicara.

Jika kamu ingin melatih kemampuan menjelaskan ide dalam bahasa Inggris secara lisan agar lebih percaya diri, kamu berada di tempat yang tepat. Di Englishup.id, kami fokus pada kelas praktik intensif yang dirancang untuk membuatmu lancar berbicara. Dengan bimbingan tutor profesional, kamu bisa mempraktikkan skill seperti ini secara langsung. Selamat mencoba!


FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Text Explanation

Apa perbedaan utama antara Explanation Text dan Procedure Text?
Explanation Text menjelaskan ‘bagaimana’ atau ‘mengapa’ sebuah fenomena terjadi (proses terjadinya hujan). Sementara itu, Procedure Text memberikan instruksi ‘bagaimana’ melakukan sesuatu (cara membuat teh). Explanation fokus pada proses, sedangkan Procedure fokus pada langkah perintah.
Bolehkah menggunakan sudut pandang orang pertama dalam Text Explanation?
Sebaiknya dihindari. Text Explanation bersifat objektif dan faktual. Penggunaan sudut pandang orang pertama (“saya pikir…”) akan membuatnya terdengar subjektif dan lebih cocok untuk teks opini atau esai pribadi.
Tenses apa yang paling sering digunakan dalam Text Explanation?
Tense yang paling dominan digunakan adalah Simple Present Tense. Ini karena teks ini menjelaskan fakta umum, kebenaran ilmiah, atau proses yang terjadi secara berulang dan tidak terikat pada satu waktu saja.
Mengapa belajar membuat contoh text explanation itu penting bagi siswa?
Sangat penting! Kemampuan ini melatih berpikir kritis, logis, dan sistematis. Siswa belajar menguraikan masalah kompleks, mencari hubungan sebab-akibat, dan menyajikannya dalam tulisan terstruktur. Skill ini sangat berguna di dunia akademis dan profesional.

Leave a Reply