15 Contoh Kalimat Pasif Bahasa Inggris & Artinya Sehari-hari

Pernah nggak sih kamu membaca atau mendengar kalimat seperti, “The Mona Lisa was painted by Leonardo da Vinci” atau “This phone was made in China”? Kalimat-kalimat ini terdengar sangat umum dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan formal.
Nah, struktur kalimat inilah yang disebut sebagai passive voice atau kalimat pasif bahasa Inggris. Mungkin terdengar rumit, tapi sebenarnya konsepnya cukup simpel dan sangat berguna, lho!
Menguasai kalimat pasif akan membuat bahasa Inggrismu terdengar lebih natural dan canggih, seperti seorang native speaker.
Di artikel ini, kita akan kupas tuntas semua tentang kalimat pasif, mulai dari pengertian, kapan harus menggunakannya, rumusnya berdasarkan tenses, hingga contoh-contoh yang sering dipakai sehari-hari. Yuk, langsung kita mulai pembahasannya!
Apa Itu Kalimat Pasif Bahasa Inggris (Passive Voice)?
Secara sederhana, kalimat pasif bahasa Inggris (passive voice) adalah sebuah struktur kalimat di mana subjek kalimat bukanlah pelaku aksi, melainkan penerima aksi.
Bingung? Oke, kita pakai perumpamaan. Bayangkan sebuah panggung drama. Dalam kalimat aktif (active voice), sorotan utama ada pada sang aktor (pelaku aksi). Sementara dalam kalimat pasif, sorotan justru diarahkan pada properti atau orang yang dikenai aksi oleh sang aktor.
Fokusnya bergeser dari “siapa yang melakukan” menjadi “apa yang dilakukan” atau “kepada siapa aksi itu dilakukan”.
Biar lebih kebayang, coba lihat perbandingan ini:
- Kalimat Aktif: My mother cooks dinner every night. (Ibuku memasak makan malam setiap malam.)
- Subjek (Pelaku): My mother
- Aksi (Verb): cooks
- Objek (Penerima): dinner
- Kalimat Pasif: Dinner is cooked by my mother every night. (Makan malam dimasak oleh ibuku setiap malam.)
- Subjek (Penerima): Dinner
- Aksi (Verb): is cooked
- Pelaku (Agent): by my mother
Lihat perbedaannya? Di kalimat pasif, ‘dinner’ yang tadinya objek, kini menjadi subjek kalimat. Sementara ‘my mother’ yang tadinya subjek, sekarang menjadi ‘agent’ yang diawali dengan kata ‘by’.
Terkadang, ‘agent’ ini bahkan bisa dihilangkan jika tidak penting atau tidak diketahui.
Kapan Sebaiknya Menggunakan Kalimat Pasif?
Meskipun kalimat aktif lebih sering dianjurkan karena lebih lugas dan jelas, ada beberapa situasi di mana menggunakan kalimat pasif bahasa Inggris justru menjadi pilihan yang lebih baik dan efektif. Kapan saja itu?
1. Ketika Pelaku Aksi Tidak Diketahui atau Tidak Penting
Ini adalah alasan paling umum penggunaan kalimat pasif. Kamu ingin memberitahu sebuah informasi, tapi kamu tidak tahu siapa pelakunya, atau nama pelakunya tidak relevan untuk disampaikan. Fokus utamanya adalah pada kejadian itu sendiri.
Contoh:
- My bike was stolen last night. (Sepedaku dicuri tadi malam.)
Konteks: Kamu tidak tahu siapa yang mencurinya. Yang terpenting adalah informasi bahwa sepedamu hilang. - This bridge was built in 1998. (Jembatan ini dibangun pada tahun 1998.)
Konteks: Siapa nama-nama pekerja yang membangunnya tidaklah penting. Fakta bahwa jembatan itu dibangun tahun 1998 adalah informasi utamanya.
2. Untuk Memberi Penekanan pada Objek Penerima Aksi
Terkadang, kamu ingin menjadikan objek sebagai “bintang utama” dalam kalimatmu. Dengan menggunakan kalimat pasif, kamu menempatkan objek di awal kalimat, sehingga langsung menarik perhatian pembaca atau pendengar.
Contoh:
- The Nobel Prize in Physics was awarded to three scientists for their work on quantum mechanics. (Hadiah Nobel Fisika dianugerahkan kepada tiga ilmuwan atas karya mereka di bidang mekanika kuantum.)
Konteks: Fokus utama berita ini adalah “Hadiah Nobel Fisika”, bukan komite Nobel yang memberikannya. - “Hamlet” was written by William Shakespeare. (“Hamlet” ditulis oleh William Shakespeare.)
Konteks: Kamu sedang membahas mahakarya “Hamlet”, jadi kamu menempatkannya di depan untuk memberi penekanan.
3. Dalam Konteks Penulisan Formal atau Ilmiah
Dalam tulisan ilmiah, laporan, atau teks formal lainnya, penggunaan kalimat pasif membantu menciptakan nada yang objektif dan impersonal. Penulis sering kali ingin fokus pada proses atau hasil penelitian, bukan pada siapa yang melakukannya.
Contoh:
- The water samples were collected from three different rivers. (Sampel air dikumpulkan dari tiga sungai yang berbeda.)
Konteks: Ini terdengar lebih ilmiah daripada “We collected the water samples…”. Fokusnya ada pada prosedur (pengambilan sampel), bukan pada penelitinya. - The data was analyzed using statistical software. (Data tersebut dianalisis menggunakan perangkat lunak statistik.)
Konteks: Menghilangkan subjek “peneliti” membuat kalimat terasa lebih objektif dan formal.
Rumus Kalimat Pasif Bahasa Inggris Berdasarkan Tenses
Kunci untuk membentuk kalimat pasif adalah dengan memahami polanya. Rumus dasarnya selalu sama: Subject + to be (disesuaikan dengan tenses) + Past Participle (V3). Yang berubah hanyalah bentuk ‘to be’-nya. Mari kita bedah satu per satu untuk tenses yang paling umum.
1. Simple Present Tense
Digunakan untuk menyatakan fakta, kebiasaan, atau kejadian yang terjadi berulang kali di masa sekarang. Bentuk ‘to be’ yang digunakan adalah is/am/are.
Rumus: Subject + is/am/are + V3
- Aktif: The company hires new employees every year.
- Pasif: New employees are hired by the company every year.
2. Simple Past Tense
Digunakan untuk menyatakan aksi yang terjadi dan selesai di masa lampau. Bentuk ‘to be’ yang digunakan adalah was/were.
Rumus: Subject + was/were + V3
- Aktif: Christopher Columbus discovered America in 1492.
- Pasif: America was discovered by Christopher Columbus in 1492.
3. Simple Future Tense
Digunakan untuk menyatakan aksi yang akan terjadi di masa depan. Bentuk ‘to be’ yang digunakan adalah will be.
Rumus: Subject + will be + V3
- Aktif: The manager will announce the results tomorrow.
- Pasif: The results will be announced by the manager tomorrow.
4. Present Continuous Tense
Digunakan untuk menyatakan aksi yang sedang berlangsung saat ini. Polanya sedikit berbeda, yaitu dengan menambahkan being setelah ‘to be’.
Rumus: Subject + is/am/are + being + V3
- Aktif: The mechanics are repairing my car.
- Pasif: My car is being repaired by the mechanics.
5. Present Perfect Tense
Digunakan untuk menyatakan aksi yang sudah terjadi di waktu yang tidak spesifik di masa lalu namun efeknya masih terasa sekarang. Polanya menggunakan has/have been.
Rumus: Subject + has/have + been + V3
- Aktif: Someone has stolen my wallet.
- Pasif: My wallet has been stolen.
15 Contoh Kalimat Pasif Bahasa Inggris & Artinya
Sekarang, mari kita lihat contoh-contoh kalimat pasif bahasa Inggris dalam penggunaan sehari-hari, dikelompokkan berdasarkan tenses yang sudah kita pelajari.
1. Contoh dalam Simple Present Tense
- English: This room is cleaned every day.
Artinya: Ruangan ini dibersihkan setiap hari. - English: English is spoken all over the world.
Artinya: Bahasa Inggris dituturkan di seluruh dunia. - English: A lot of coffee is grown in Brazil.
Artinya: Banyak kopi ditanam di Brazil.
2. Contoh dalam Simple Past Tense
- English: The window was broken by the kids.
Artinya: Jendela itu dipecahkan oleh anak-anak. - English: The first iPhone was introduced in 2007.
Artinya: iPhone pertama diperkenalkan pada tahun 2007. - English: I was invited to the party last week.
Artinya: Aku diundang ke pesta itu minggu lalu.
3. Contoh dalam Simple Future Tense
- English: The package will be delivered tomorrow morning.
Artinya: Paketnya akan diantar besok pagi. - English: The new policy will be implemented next month.
Artinya: Kebijakan baru itu akan diterapkan bulan depan. - English: You will be notified by email.
Artinya: Kamu akan diberitahu melalui email.
4. Contoh dalam Present Continuous Tense
- English: The road is being repaired, so there is a traffic jam.
Artinya: Jalan itu sedang diperbaiki, jadi macet. - English: A new hospital is being built in our city.
Artinya: Sebuah rumah sakit baru sedang dibangun di kota kita. - English: My order is being prepared right now.
Artinya: Pesananku sedang disiapkan sekarang.
5. Contoh dalam Present Perfect Tense
- English: The task has been completed.
Artinya: Tugasnya telah diselesaikan. - English: All the tickets have been sold out.
Artinya: Semua tiketnya telah habis terjual. - English: Your email has been sent successfully.
Artinya: Email Anda telah berhasil terkirim.
Perbedaan Mendasar Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif
Agar pemahamanmu semakin mantap, mari kita rangkum perbedaan utama antara kalimat aktif dan kalimat pasif dalam tabel yang mudah dibaca berikut ini.
| Fitur | Kalimat Aktif (Active Voice) | Kalimat Pasif (Passive Voice) |
|---|---|---|
| Fokus Kalimat | Pada pelaku aksi (doer) | Pada penerima aksi (receiver) |
| Subjek | Subjek melakukan aksi | Subjek menerima/dikenai aksi |
| Struktur Verb | Langsung menggunakan verb sesuai tenses (V1, V2, V-ing, dll.) | to be + Past Participle (V3) |
| Contoh | The cat chased the mouse. (Kucing itu mengejar tikus.) | The mouse was chased by the cat. (Tikus itu dikejar oleh kucing.) |
| Kesan | Langsung, jelas, dan bertenaga | Lebih formal, objektif, atau untuk penekanan pada objek |
Kesimpulan: Dari Teori ke Praktik Berbicara
Gimana, ternyata kalimat pasif bahasa Inggris tidak seseram yang dibayangkan, kan? Memahami teori seperti ini adalah langkah awal yang sangat bagus. Namun, tantangan sebenarnya adalah bagaimana cara menggunakannya secara otomatis dan percaya diri saat berbicara, bukan?
Teori tanpa praktik seringkali hanya menjadi hafalan. Nah, di sinilah pentingnya memiliki lingkungan untuk berlatih. Jika kamu ingin mengubah pengetahuan grammar ini menjadi kemampuan berbicara yang lancar, inilah saatnya untuk meningkatkan porsi praktikmu.
Di Englishup.id, kami merancang kelas online interaktif baik untuk dewasa maupun anak-anak, dengan fokus utama pada praktik berbicara agar kamu makin pede. Lupakan teori yang kaku, dan mulailah berbicara bahasa Inggris dengan lebih natural bersama kami!
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Kalimat Pasif
- Apakah semua kalimat aktif bisa diubah menjadi pasif?
- Tidak semua. Hanya kalimat aktif yang memiliki objek langsung (kalimat transitif) yang bisa diubah menjadi pasif. Contohnya, kalimat “I sleep” (Saya tidur) tidak bisa diubah menjadi pasif karena tidak ada objek yang dikenai pekerjaan.
- Kapan sebaiknya saya menghindari penggunaan kalimat pasif?
- Hindari penggunaan kalimat pasif secara berlebihan, terutama dalam penulisan kreatif atau email informal. Kalimat aktif cenderung lebih jelas, ringkas, dan bertenaga. Gunakan kalimat pasif hanya jika memang ada alasan yang tepat seperti yang sudah dijelaskan di atas.
- Bagaimana cara membuat kalimat pasif dalam bentuk negatif dan pertanyaan?
- Sangat mudah! Untuk kalimat negatif, cukup tambahkan ‘not’ setelah kata kerja ‘to be’. Contoh: The room is not cleaned every day. Untuk kalimat tanya, pindahkan kata kerja ‘to be’ ke awal kalimat. Contoh: Is this room cleaned every day?
- Apa itu V3 atau Past Participle?
- Past Participle (V3) adalah bentuk ketiga dari kata kerja. Untuk kata kerja beraturan (regular verbs), bentuknya sama dengan V2, yaitu dengan menambahkan -ed (contoh: clean-cleaned-cleaned). Untuk kata kerja tidak beraturan (irregular verbs), bentuknya unik dan harus dihafal (contoh: write-wrote-written, eat-ate-eaten).