EnglishUp - PT. Upskill Digital Indonesia

  +62 813-1138-680  [email protected]


Perbedaan British dan American English Beserta Contohnya

Pernah nggak sih kamu nonton film Hollywood terus pindah nonton serial dari Inggris, dan merasa, “kok bahasa Inggrisnya beda, ya?” Kamu nggak salah, kok! Meskipun sama-sama bahasa Inggris, ada dua “raksasa” yang paling dominan di dunia: British English (BrE) dan American English (AmE). Keduanya sama-sama benar, tapi punya ciri khas yang unik.

Bagi kamu yang sedang serius belajar bahasa Inggris, memahami perbedaan British dan American English ini penting banget, lho. Bukan cuma biar nggak bingung saat nonton film atau ngobrol sama orang lain, tapi juga agar komunikasi kamu lebih efektif dan terdengar natural sesuai konteksnya. Artikel ini akan mengupas tuntas semua perbedaan itu, mulai dari kosakata sampai aksen, lengkap dengan contohnya. Yuk, kita bedah satu per satu!

Perbedaan British dan American English Beserta Contohnya, Pilih Mana?

Sebelum kita menyelam lebih dalam, ada baiknya kita kenalan dulu dengan sejarah singkat keduanya. Bahasa Inggris yang kita kenal sekarang berasal dari Inggris. Ketika para penjajah Inggris berkelana dan menetap di Amerika pada abad ke-17 dan ke-18, mereka tentu membawa serta bahasa mereka.

Seiring berjalannya waktu, kedua wilayah ini terpisah oleh lautan dan sejarah. Bahasa di Amerika mulai berevolusi secara mandiri. Noah Webster, seorang ahli leksikografi Amerika yang terkenal dengan kamusnya, sengaja membuat beberapa perubahan ejaan untuk menegaskan identitas Amerika yang merdeka dari Inggris. Misalnya, mengubah ‘colour’ menjadi ‘color’.

Sementara itu, bahasa di Inggris juga terus berkembang dengan caranya sendiri. Hasilnya? Dua dialek utama yang kini digunakan oleh ratusan juta orang di seluruh dunia. Keduanya saling dimengerti, tapi punya “rasa” yang berbeda. Memahaminya akan membuat perjalanan belajarmu jadi lebih kaya dan menyenangkan.

Perbedaan Mendasar British dan American English

Secara umum, perbedaan antara British dan American English bisa kita kelompokkan menjadi empat area utama. Mari kita bahas satu per satu dengan lebih detail.

1. Perbedaan Kosakata (Vocabulary)

Ini adalah perbedaan yang paling sering kita temui sehari-hari. Ada banyak benda atau konsep yang punya sebutan berbeda di Inggris dan Amerika. Salah paham bisa saja terjadi kalau kamu nggak tahu padanannya. Misalnya, kalau kamu minta “chips” di London, kamu akan dapat kentang goreng tebal. Tapi kalau minta “chips” di New York, kamu akan diberi keripik kentang!

Untuk membantumu, berikut adalah tabel beberapa perbedaan kosakata yang paling umum:

British English (BrE) American English (AmE) Artinya dalam Bahasa Indonesia
Flat Apartment Apartemen
Lift Elevator Lift
Holiday Vacation Liburan
Biscuit Cookie Biskuit (manis)
Chips French Fries Kentang Goreng
Crisps Potato Chips Keripik Kentang
Lorry Truck Truk
Queue Line Antrean
Rubbish / Bin Garbage / Trash Can Sampah / Tempat Sampah
Pavement Sidewalk Trotoar

2. Perbedaan Ejaan (Spelling)

Seperti yang disinggung sebelumnya, perbedaan ejaan adalah salah satu warisan dari Noah Webster yang ingin menyederhanakan bahasa Inggris. Perbedaan ini cukup konsisten dan mengikuti beberapa pola tertentu, jadi lebih mudah untuk dihafalkan.

  • -our (BrE) menjadi -or (AmE): Contohnya colour/color, favour/favor, honour/honor.
  • -re (BrE) menjadi -er (AmE): Contohnya centre/center, theatre/theater, metre/meter.
  • -ise (BrE) menjadi -ize (AmE): Contohnya organise/organize, realise/realize, apologise/apologize. (Catatan: ejaan -ise juga terkadang masih diterima di AmE, namun -ize jauh lebih umum).
  • Penggandaan konsonan: British English sering menggandakan konsonan akhir (terutama ‘l’) saat menambahkan akhiran, sementara American English tidak. Contoh: travelling/traveling, cancelled/canceled, jewellery/jewelry.
  • Kata-kata spesifik lainnya: Ada juga perbedaan lain seperti grey/gray, dialogue/dialog, dan programme/program.

3. Perbedaan Tata Bahasa (Grammar)

Meskipun tidak sebanyak perbedaan kosakata, ada beberapa aturan tata bahasa yang khas untuk masing-masing varian. Perbedaan ini mungkin terlihat kecil, tapi cukup signifikan.

  • Present Perfect vs. Simple Past: Orang Inggris cenderung menggunakan Present Perfect Tense (have/has + Verb 3) untuk membicarakan tindakan di masa lalu yang masih relevan dengan saat ini. Sebaliknya, orang Amerika lebih sering menggunakan Simple Past Tense (Verb 2).
    • BrE: “I’ve just eaten. I’m full.”
    • AmE: “I just ate. I’m full.”
    • BrE: “Have you done your homework yet?”
    • AmE: “Did you do your homework yet?”
  • Kata Benda Kolektif (Collective Nouns): Di British English, kata benda kolektif seperti team, government, family, atau committee bisa dianggap sebagai jamak (plural) jika merujuk pada anggota-anggotanya secara individu. Di American English, kata-kata ini hampir selalu dianggap tunggal (singular).
    • BrE: “The team are playing very well.” (Merujuk pada para pemainnya)
    • AmE: “The team is playing very well.” (Merujuk pada tim sebagai satu kesatuan)
  • Kata Depan (Prepositions): Ada beberapa perbedaan kecil dalam penggunaan preposisi.
    • BrE: “at the weekend” / AmE: “on the weekend”
    • BrE: “different from/to” / AmE: “different from/than”
  • Penggunaan ‘Got’ vs. ‘Gotten’: Dalam Present Perfect, bentuk lampau dari ‘get’ di British English adalah ‘got’. Di American English, mereka menggunakan ‘gotten’.
    • BrE: “I’ve got a new job.”
    • AmE: “I’ve gotten a new job.”

4. Perbedaan Aksen dan Pengucapan (Pronunciation)

Ini mungkin perbedaan yang paling jelas terdengar tapi paling sulit dijelaskan hanya dengan tulisan. Aksen adalah “melodi” bahasa, dan setiap varian punya melodinya sendiri.

  • Huruf ‘r’: Aksen Amerika bersifat rhotic, artinya huruf ‘r’ di akhir kata selalu diucapkan dengan jelas (contoh: car, hard, park). Sebaliknya, banyak aksen British bersifat non-rhotic, di mana huruf ‘r’ di posisi tersebut tidak diucapkan (terdengar seperti ‘cah’, ‘hahd’).
  • Huruf ‘t’: Dalam aksen Amerika, huruf ‘t’ di tengah kata sering diucapkan seperti ‘d’ yang cepat, atau dikenal sebagai flapped t. Contohnya kata ‘water’ terdengar seperti ‘wader’. Orang Inggris akan mengucapkannya dengan ‘t’ yang jelas.
  • Bunyi Vokal: Ada banyak perbedaan vokal. Salah satu yang paling terkenal adalah bunyi ‘a’ pada kata seperti ‘bath’, ‘path’, ‘can’t’. Di Amerika, bunyinya pendek (seperti pada kata ‘cat’), sedangkan di Inggris Selatan, bunyinya panjang seperti ‘ah’ (‘bahth’).

Tentu saja, membaca tentang perbedaan aksen ini tidak akan langsung membuatmu bisa menirunya. Kunci utamanya adalah mendengarkan dan, yang terpenting, mempraktikkannya secara langsung. Inilah mengapa sesi latihan percakapan menjadi sangat vital.

Dengan bimbingan tutor berpengalaman, kamu bisa mendapat feedback langsung tentang pengucapanmu. Di Englishup.id, kami fokus pada porsi praktik berbicara yang lebih banyak agar kamu tidak hanya paham teori, tapi juga percaya diri menggunakannya dalam percakapan nyata.

Contoh Perbedaan British dan American English dalam Kalimat

Untuk memberimu gambaran yang lebih jelas, mari kita lihat bagaimana perbedaan-perbedaan tadi muncul dalam sebuah kalimat utuh. Perhatikan kata-kata yang dicetak tebal.

Skenario: Menceritakan liburan.

British English:
“Last autumn, my mate and I went on holiday. We took the lift down from our flat and got in a queue for a taxi. The taxi driver was travelling to the airport. It was my favourite trip!”

American English:
“Last fall, my buddy and I went on vacation. We took the elevator down from our apartment and got in a line for a taxi. The taxi driver was traveling to the airport. It was my favorite trip!”

Terlihat jelas, kan? Meskipun ceritanya sama, pilihan kata dan ejaannya sangat berbeda.

Mana yang Harus Dipilih: British atau American English?

Ini adalah pertanyaan yang sering ditanyakan. Jawabannya sederhana: tergantung pada tujuan dan preferensi pribadimu. Tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk. Keduanya adalah bentuk bahasa Inggris yang valid dan diakui secara internasional.

Kapan Sebaiknya Menggunakan British English?

Kamu mungkin lebih cocok memilih British English jika:

  • Tujuan Akademis atau Profesional di Eropa/Commonwealth: Jika kamu berencana untuk belajar atau bekerja di Inggris, Australia, Selandia Baru, atau negara-negara Eropa lainnya, British English adalah standar yang umum digunakan.
  • Menghadapi Ujian Tertentu: Ujian seperti IELTS cenderung lebih condong ke BrE, meskipun AmE juga sepenuhnya diterima.
  • Preferensi Pribadi: Mungkin kamu memang lebih suka aksennya, budayanya, atau serial TV Inggris. Itu alasan yang sangat valid!

Kapan Sebaiknya Menggunakan American English?

Sebaliknya, American English bisa menjadi pilihan yang lebih baik jika:

  • Tujuan Akademis atau Profesional di Amerika Utara: Jika tujuanmu adalah universitas atau perusahaan di AS atau Kanada, AmE adalah pilihan yang paling logis.
  • Paparan Media: Sebagian besar film, serial TV, dan musik populer global berasal dari Amerika. Jika kamu banyak mengonsumsi media ini, telingamu mungkin sudah lebih terbiasa dengan AmE.
  • Lingkup Bisnis Internasional: Banyak perusahaan multinasional, terutama di bidang teknologi dan keuangan, menggunakan American English sebagai standar komunikasi.

Jadi, Mana yang Lebih Baik? (Kesimpulan)

Setelah membahas semua perbedaan British dan American English, kesimpulan utamanya adalah: tidak ada yang “lebih baik”. Keduanya adalah dialek yang kaya dan benar. Yang terpenting bukanlah memilih varian mana yang superior, melainkan konsistensi.

Jika kamu memutuskan untuk menggunakan kosakata American, gunakan juga ejaan dan tata bahasa American. Mencampuradukkan keduanya bisa membuat tulisan atau ucapanmu terdengar kurang natural. Pilihlah satu yang paling sesuai dengan tujuanmu, atau yang paling sering kamu dengar, lalu fokuslah untuk menguasainya.

Pada akhirnya, tujuan utama belajar bahasa adalah komunikasi yang efektif. Baik itu British atau American, yang terpenting adalah kamu merasa nyaman dan percaya diri saat berbicara. Teruslah berlatih, nikmati prosesnya, dan jangan takut membuat kesalahan, karena dari situlah proses belajar yang sesungguhnya dimulai.


FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Perbedaan Bahasa Inggris

Apakah boleh mencampuradukkan British dan American English?
Sebaiknya dihindari. Meskipun orang akan tetap mengerti, mencampur keduanya bisa terdengar tidak konsisten. Kunci utamanya adalah konsistensi: pilih satu varian dan patuhi aturan kosakata, ejaan, dan tata bahasanya.
Bahasa Inggris mana yang lebih banyak digunakan di dunia?
Sulit untuk menentukan secara pasti. American English memiliki pengaruh yang sangat kuat melalui media dan bisnis global. Namun, British English menjadi dasar pengajaran di banyak negara, terutama di Eropa, Asia, dan Afrika karena sejarahnya.
Saya bingung harus fokus ke aksen mana. Apa yang harus saya lakukan?
Ini kebingungan yang wajar! Saran terbaik adalah mulailah dengan aksen yang paling sering kamu dengar atau yang paling sesuai dengan tujuanmu. Di Englishup.id, kamu bisa berdiskusi dengan tutor tentang tujuan belajarmu. Mereka bisa membantumu memilih fokus yang tepat dan memberikan latihan yang sesuai, agar proses belajarmu lebih terarah dan efektif.
Apakah saya harus belajar kedua aksennya?
Untuk pemula, fokuslah untuk bisa memahami kedua aksen tersebut. Namun saat berbicara, pilihlah satu aksen untuk dilatih agar pengucapanmu lebih konsisten dan natural. Tidak perlu bisa meniru keduanya dengan sempurna.

Leave a Reply