EnglishUp - PT. Upskill Digital Indonesia

  +62 813-1138-680  [email protected]


50+ Idiom Bahasa Inggris Umum yang Wajib Kamu Tahu & Artinya

Pernahkah kamu menonton film Hollywood dan tiba-tiba bingung saat seorang karakter berkata, “Hey, let’s call it a day!” padahal hari masih siang? Atau mungkin kamu mendengar teman bule-mu bilang “it’s a piece of cake” saat mengerjakan soal matematika yang sulit? Jika iya, selamat! Kamu baru saja bertemu dengan yang namanya idiom.

Memahami idiom memang bisa jadi tantangan tersendiri, karena artinya tidak bisa ditebak hanya dari kata per katanya. Tapi jangan khawatir, menguasai idiom adalah salah satu cara paling ampuh untuk membuat bahasa Inggrismu terdengar lebih natural dan canggih, layaknya seorang native speaker.

Artikel ini akan menjadi panduan lengkapmu untuk menyelami dunia idiom bahasa inggris umum, mulai dari pengertian dasar hingga puluhan contoh yang siap kamu gunakan sehari-hari.

Memahami Apa Itu Idiom Bahasa Inggris

Secara sederhana, idiom adalah serangkaian kata atau frasa yang memiliki makna kiasan, bukan makna harfiah. Artinya, gabungan kata-kata tersebut membentuk arti baru yang sama sekali berbeda dari arti masing-masing kata penyusunnya. Inilah yang sering membuat para pembelajar bahasa Inggris garuk-garuk kepala.

Coba bayangkan contoh klasik ini: “It’s raining cats and dogs.”

  • Arti harfiah: Hujan kucing dan anjing. (Tentu saja ini tidak mungkin!)
  • Arti kiasan (makna idiom): Hujan sangat deras atau lebat.

Lihat perbedaannya? Idiom adalah “bumbu penyedap” dalam bahasa. Mereka membuat percakapan jadi lebih berwarna, ekspresif, dan sering kali lebih ringkas. Dengan memahami idiom, kamu tidak hanya belajar kosakata bahasa Inggris baru, tetapi juga memahami budaya dan cara berpikir penutur aslinya.

Mengapa Belajar Idiom Bahasa Inggris Itu Penting?

Mungkin kamu berpikir, “Ah, ribet! Kenapa tidak pakai kalimat biasa saja?” Tentu bisa, tapi dengan menguasai idiom, kamu akan mendapatkan banyak keuntungan luar biasa. Berikut beberapa alasannya:

  • Terdengar Lebih Natural: Menggunakan idiom dalam percakapan sehari-hari yang tepat akan membuat bahasa Inggrismu terdengar lebih fasih dan tidak kaku. Kamu akan terdengar seperti orang yang benar-benar “nyambung” dengan percakapan, bukan seperti membaca dari buku teks.
  • Memahami Konteks Budaya: Idiom sering kali berakar dari sejarah dan budaya. Dengan mempelajarinya, kamu juga ikut belajar tentang budaya di balik bahasa tersebut, termasuk dalam film, lagu, dan acara TV yang kamu nikmati.
  • Meningkatkan Kemampuan Listening & Reading: Saat kamu sudah familiar dengan berbagai idiom bahasa inggris umum, kamu tidak akan lagi bingung ketika mendengarnya dalam dialog film atau membacanya di dalam artikel berita. Pemahamanmu akan meningkat drastis.
  • Mengekspresikan Diri Lebih Efektif: Terkadang, satu idiom bisa menggambarkan sebuah situasi kompleks yang jika dijelaskan dengan kata-kata biasa akan membutuhkan beberapa kalimat. Idiom membuat komunikasimu lebih efisien dan to the point.

Kumpulan Idiom Bahasa Inggris Umum (Beserta Arti & Contohnya)

Sekarang kita masuk ke bagian yang paling ditunggu-tunggu! Berikut adalah daftar lebih dari 50 idiom bahasa inggris umum yang telah kami kelompokkan berdasarkan kategori agar lebih mudah kamu pelajari.

1. Idiom Terkait Waktu dan Kesempatan

Idiom ini sering digunakan untuk membicarakan waktu, deadline, dan kesempatan yang datang dan pergi.

  • Once in a blue moon: Sesuatu yang sangat jarang terjadi.

    Contoh: “My brother lives in London, so I only see him once in a blue moon.” (Kakakku tinggal di London, jadi aku sangat jarang bertemu dengannya.)

  • Beat the clock: Menyelesaikan sesuatu sebelum batas waktu berakhir.

    Contoh: “She had to beat the clock to submit her assignment before midnight.” (Dia harus bergegas menyelesaikan tugasnya sebelum tengah malam.)

  • Time flies: Waktu terasa berjalan sangat cepat.

    Contoh: “I can’t believe our holiday is almost over. Time flies when you’re having fun!” (Aku tidak percaya liburan kita hampir selesai. Waktu terasa cepat sekali saat bersenang-senang!)

  • The eleventh hour: Pada saat-saat terakhir.

    Contoh: “He changed his mind at the eleventh hour and decided not to sell the house.” (Dia berubah pikiran di saat-saat terakhir dan memutuskan untuk tidak menjual rumah itu.)

  • Kill time: Melakukan sesuatu yang tidak penting sambil menunggu.

    Contoh: “We have an hour before the movie starts, let’s just walk around the mall to kill time.” (Kita punya waktu satu jam sebelum filmnya mulai, ayo kita jalan-jalan di mal saja untuk mengisi waktu.)

  • A race against time: Situasi terburu-buru untuk menyelesaikan sesuatu sebelum terlambat.

    Contoh: “It was a race against time to get the patient to the hospital.” (Itu adalah perlombaan melawan waktu untuk membawa pasien ke rumah sakit.)

  • Better late than never: Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

    Contoh: “He finally apologized to me yesterday. Well, better late than never.” (Dia akhirnya meminta maaf padaku kemarin. Yah, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.)

2. Idiom Terkait Uang dan Finansial

Membicarakan uang jadi lebih seru dengan idiom-idiom ini. Gunakan untuk mendeskripsikan harga, kekayaan, atau kondisi keuangan.

  • Cost an arm and a leg: Sangat mahal.

    Contoh: “I’d love to buy that new phone, but it costs an arm and a leg.” (Aku ingin sekali membeli ponsel baru itu, tapi harganya sangat mahal.)

  • Break the bank: Menghabiskan semua uang.

    Contoh: “Let’s find a cheaper restaurant. I don’t want to break the bank tonight.” (Ayo cari restoran yang lebih murah. Aku tidak mau menghabiskan banyak uang malam ini.)

  • Money talks: Uang memiliki kekuatan dan pengaruh.

    Contoh: “He got the best tickets for the concert just because he’s rich. It’s true, money talks.” (Dia mendapatkan tiket terbaik untuk konser itu hanya karena dia kaya. Memang benar, uang punya kuasa.)

  • Save for a rainy day: Menabung untuk masa-masa sulit di masa depan.

    Contoh: “Instead of spending all your bonus, you should save some for a rainy day.” (Daripada menghabiskan semua bonusmu, kamu sebaiknya menabung sebagian untuk berjaga-jaga.)

  • On the house: Gratis (biasanya diberikan oleh pemilik usaha).

    Contoh: “The dessert was on the house because it was my birthday.” (Hidangan penutupnya gratis karena aku sedang berulang tahun.)

  • Make ends meet: Punya cukup uang untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

    Contoh: “With the rising prices, it’s becoming harder to make ends meet.” (Dengan harga-harga yang naik, semakin sulit untuk mencukupi kebutuhan.)

  • A penny for your thoughts: Apa yang sedang kamu pikirkan?

    Contoh: “You’ve been quiet for a while. A penny for your thoughts? (Kamu diam saja dari tadi. Apa yang sedang kamu pikirkan?)

3. Idiom Terkait Perasaan dan Emosi

Ekspresikan perasaanmu dengan lebih berwarna menggunakan frasa-frasa idiomatik berikut.

  • On cloud nine: Sangat bahagia.

    Contoh: “She has been on cloud nine ever since she got the job offer.” (Dia sangat bahagia sejak mendapatkan tawaran pekerjaan itu.)

  • Feel blue: Merasa sedih atau depresi.

    Contoh: “I always feel blue on rainy days.” (Aku selalu merasa sedih saat hari hujan.)

  • Get cold feet: Merasa gugup atau takut untuk melakukan sesuatu yang sudah direncanakan.

    Contoh: “The groom got cold feet right before the wedding.” (Pengantin pria itu merasa gugup sesaat sebelum pernikahan.)

  • Face the music: Menerima konsekuensi atau hukuman atas perbuatan.

    Contoh: “After crashing his dad’s car, he knew he had to go home and face the music.” (Setelah menabrakkan mobil ayahnya, dia tahu dia harus pulang dan menerima akibatnya.)

  • Butterflies in my stomach: Merasa sangat gugup atau bersemangat.

    Contoh: “I always get butterflies in my stomach before a presentation.” (Aku selalu merasa sangat gugup sebelum presentasi.)

  • Drive someone up the wall: Membuat seseorang sangat kesal atau marah.

    Contoh: “His constant tapping on the table is driving me up the wall!” (Kebiasaannya mengetuk-ngetuk meja terus-menerus membuatku sangat kesal!)

  • Let off some steam: Melepaskan stres atau amarah dengan melakukan sesuatu.

    Contoh: “After a long week at work, I like to go for a run to let off some steam.” (Setelah seminggu yang panjang di tempat kerja, aku suka pergi berlari untuk melepaskan penat.)

4. Idiom Terkait Situasi dan Kondisi

Gunakan idiom ini untuk menggambarkan situasi yang kamu hadapi, baik itu mudah, sulit, atau rumit.

  • A piece of cake: Sangat mudah.

    Contoh: “Don’t worry about the exam, it’s going to be a piece of cake.” (Jangan khawatir tentang ujiannya, itu akan sangat mudah.)

  • Bite the bullet: Menghadapi situasi sulit dengan berani.

    Contoh: “I have to bite the bullet and tell my boss about my mistake.” (Aku harus memberanikan diri dan memberitahu bosku tentang kesalahanku.)

  • In hot water: Dalam masalah atau kesulitan.

    Contoh: “He’s in hot water with his parents for failing the exam.” (Dia dalam masalah dengan orang tuanya karena tidak lulus ujian.)

  • The best of both worlds: Mendapatkan keuntungan dari dua situasi yang berbeda sekaligus.

    Contoh: “Working from home gives me the best of both worlds: I can earn money and spend more time with my family.” (Bekerja dari rumah memberiku keuntungan ganda: aku bisa menghasilkan uang dan menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga.)

  • When it rains, it pours: Ketika masalah datang, biasanya datang bertubi-tubi.

    Contoh: “First I lost my wallet, and then my car broke down. When it rains, it pours.” (Pertama aku kehilangan dompet, lalu mobilku mogok. Sudah jatuh tertimpa tangga.)

  • Under the weather: Merasa tidak enak badan atau sakit ringan.

    Contoh: “I’m feeling a bit under the weather today, I think I’ll stay home.” (Aku merasa agak tidak enak badan hari ini, sepertinya aku akan di rumah saja.)

  • Blessing in disguise: Sesuatu yang awalnya terlihat buruk, namun ternyata membawa kebaikan.

    Contoh: “Losing that job was a blessing in disguise because I found a much better one.” (Kehilangan pekerjaan itu adalah sebuah hikmah tersembunyi karena aku menemukan pekerjaan yang jauh lebih baik.)

5. Idiom Terkait Komunikasi dan Interaksi Sosial

Percakapanmu akan lebih hidup dengan memasukkan idiom-idiom ini.

  • Spill the beans: Membocorkan rahasia.

    Contoh: “Come on, spill the beans! Who is she dating now?” (Ayolah, bocorkan rahasianya! Siapa yang sedang dia kencani sekarang?)

  • Bite your tongue: Menahan diri untuk tidak mengatakan sesuatu.

    Contoh: “I had to bite my tongue to stop myself from criticizing her new haircut.” (Aku harus menahan diri agar tidak mengkritik potongan rambut barunya.)

  • Get straight to the point: Langsung ke inti pembicaraan.

    Contoh: “We don’t have much time, so let’s get straight to the point.” (Kita tidak punya banyak waktu, jadi ayo langsung ke intinya saja.)

  • See eye to eye: Setuju dengan seseorang.

    Contoh: “My sister and I don’t always see eye to eye on politics.” (Aku dan kakakku tidak selalu sependapat soal politik.)

  • Hear it on the grapevine: Mendengar rumor atau gosip dari orang lain.

    Contoh: “I heard it on the grapevine that our manager is resigning.” (Aku dengar dari desas-desus bahwa manajer kita akan mengundurkan diri.)

  • Break the ice: Memulai percakapan dalam situasi canggung untuk membuat orang merasa lebih nyaman.

    Contoh: “He told a funny joke to break the ice at the beginning of the meeting.” (Dia menceritakan lelucon lucu untuk mencairkan suasana di awal rapat.)

  • Hit the nail on the head: Mengatakan sesuatu yang sangat tepat atau benar.

    Contoh: “You hit the nail on the head when you said our main problem is communication.” (Kamu benar sekali saat mengatakan bahwa masalah utama kita adalah komunikasi.)

6. Idiom Populer Lainnya yang Sering Digunakan

Ini adalah kumpulan idiom “gado-gado” yang sangat umum dan bisa kamu dengar di mana saja.

  • Break a leg: Semoga berhasil! (Biasanya diucapkan kepada aktor sebelum pertunjukan).

    Contoh: “It’s your first stage performance tonight? Break a leg! (Ini pertunjukan panggung pertamamu malam ini? Semoga berhasil!)

  • Hit the books: Belajar dengan giat.

    Contoh: “I have a big exam tomorrow, so I need to hit the books tonight.” (Aku ada ujian besar besok, jadi aku harus belajar giat malam ini.)

  • Call it a day: Menghentikan pekerjaan atau aktivitas untuk hari itu.

    Contoh: “We’ve been working for 8 hours. Let’s call it a day.” (Kita sudah bekerja selama 8 jam. Mari kita sudahi untuk hari ini.)

  • Let the cat out of the bag: Membocorkan rahasia (mirip dengan ‘spill the beans’).

    Contoh: “It was supposed to be a surprise party, but someone let the cat out of the bag.” (Seharusnya ini pesta kejutan, tapi ada yang membocorkannya.)

  • Hit the sack / Hit the hay: Pergi tidur.

    Contoh: “I’m so tired, I think I’m going to hit the sack now.” (Aku lelah sekali, sepertinya aku akan tidur sekarang.)

  • Go the extra mile: Melakukan usaha lebih dari yang diharapkan.

    Contoh: “She always goes the extra mile to help her students succeed.” (Dia selalu berusaha lebih keras untuk membantu murid-muridnya sukses.)

  • Hang in there: Bertahanlah, jangan menyerah.

    Contoh: “I know things are tough right now, but hang in there. It will get better.” (Aku tahu keadaan sedang sulit sekarang, tapi bertahanlah. Semua akan membaik.)

  • Get out of hand: Menjadi tidak terkendali.

    Contoh: “The party started to get out of hand when more people arrived.” (Pestanya mulai tidak terkendali ketika lebih banyak orang datang.)

Tips Efektif Menggunakan Idiom dalam Percakapan

Mengetahui arti idiom saja tidak cukup, kamu juga harus tahu cara menggunakannya dengan benar. Berikut beberapa tips praktisnya:

  1. Mulai dari yang Paling Umum: Jangan langsung mencoba menghafal ratusan idiom. Fokus pada 20-30 idiom yang paling sering digunakan seperti yang ada di daftar ini.
  2. Pahami Konteksnya: Pastikan kamu menggunakan idiom dalam situasi yang tepat. Misalnya, jangan katakan “break a leg” kepada seseorang yang akan mengikuti ujian; lebih baik gunakan “good luck”.
  3. Dengarkan dan Tiru: Cara terbaik belajar idiom adalah dengan mendengarkan bagaimana native speakers menggunakannya. Tonton film, serial TV, atau dengarkan podcast untuk belajar Inggris dan perhatikan kapan dan bagaimana mereka memakai idiom.
  4. Praktik, Praktik, dan Praktik: Teori tanpa praktik tentu tidak akan maksimal. Nah, di sinilah tantangan terbesarnya: menemukan partner dan lingkungan yang tepat untuk berlatih.

    Jika kamu ingin mempraktikkan semua idiom ini dan ratusan materi lainnya secara langsung agar percaya diri bicara Inggris, kelas percakapan di Englishup.id bisa menjadi solusi yang tepat. Dengan porsi praktik bicara yang lebih banyak dan bimbingan dari tutor profesional, kamu bisa lebih cepat terbiasa menggunakan idiom secara natural.

Siap Menggunakan Idiom Bahasa Inggris Sehari-hari? (Kesimpulan)

Menguasai berbagai idiom bahasa inggris umum adalah langkah besar untuk meningkatkan level kemampuan bahasa Inggrismu dari “baik” menjadi “luar biasa”. Idiom bukan hanya sekumpulan frasa aneh, melainkan jendela untuk memahami budaya dan cara berkomunikasi yang lebih kaya dan berwarna.

Daftar di atas adalah titik awal yang solid. Jangan merasa terbebani untuk menghafal semuanya sekaligus. Pilih beberapa yang paling kamu suka, pahami artinya, dan mulailah memasukkannya ke dalam percakapanmu. Lambat laun, kamu akan terkejut betapa natural dan fasihnya bahasa Inggrismu terdengar. Jadi, tunggu apa lagi? The ball is in your court now! (Sekarang giliranmu!)


FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Idiom Bahasa Inggris

Apa bedanya idiom, peribahasa (proverb), dan slang?
Idiom adalah frasa dengan makna kiasan (e.g., kick the bucket). Peribahasa adalah kalimat singkat yang berisi nasihat atau kebenaran umum (e.g., don’t judge a book by its cover). Slang adalah kata atau frasa informal yang populer di kalangan kelompok tertentu (e.g., lit, ghosting).
Apakah saya harus menggunakan idiom dalam tes seperti IELTS atau TOEFL?
Menggunakan idiom dengan benar bisa meningkatkan skormu, terutama di bagian Speaking, karena menunjukkan pemahaman bahasa yang mendalam. Namun, jika tidak yakin 100% tentang makna atau konteksnya, lebih aman menggunakan kalimat biasa untuk menghindari kesalahan.
Bagaimana cara cepat menghafal idiom bahasa Inggris?
Salah satu cara cepat hafal vocab seperti idiom adalah dengan mengasosiasikannya dengan gambar atau cerita, lalu langsung mempraktikkannya dalam kalimat. Buat flashcards atau gunakan aplikasi belajar bahasa yang memiliki bagian khusus untuk idiom. Konsistensi adalah kuncinya.
Di mana saya bisa menemukan lebih banyak contoh idiom bahasa inggris umum?
Selain dari artikel ini, kamu bisa menemukannya di kamus idiom online, menonton kanal YouTube yang khusus membahas bahasa Inggris, atau mengikuti akun-akun edukasi bahasa Inggris di media sosial. Membaca buku dan menonton film berbahasa Inggris juga merupakan sumber yang sangat kaya.

Leave a Reply