5 Contoh Future Continuous Tense dalam Percakapan Sehari-hari

Pernahkah kamu membayangkan apa yang akan sedang kamu lakukan besok jam segini? Mungkin kamu akan sedang asyik nonton serial favorit, atau mungkin lagi fokus mengerjakan tugas. Nah, untuk mengungkapkan sebuah aktivitas yang akan sedang berlangsung di masa depan, ada satu tenses keren dalam bahasa Inggris yang wajib kamu kuasai, yaitu future continuous tense.
Banyak yang merasa tenses ini rumit, padahal penggunaannya sangat umum dalam percakapan sehari-hari, lho! Menguasai tenses ini bisa membuat percakapan bahasa Inggrismu terdengar lebih natural dan fasih. Di artikel ini, kita akan kupas tuntas semua tentang future continuous tense, mulai dari pengertian, rumus, hingga contoh-contoh praktis yang bisa langsung kamu pakai. Yuk, kita mulai!
Apa Itu Future Continuous Tense?
Secara sederhana, future continuous tense (juga dikenal sebagai future progressive tense) adalah bentuk kata kerja yang digunakan untuk menggambarkan sebuah aksi atau kejadian yang akan sedang terjadi pada waktu tertentu di masa depan. Kunci utamanya ada pada frasa “akan sedang terjadi”.
Bayangkan tenses ini seperti sebuah kamera yang kamu set untuk merekam sebuah momen di masa depan. Apa yang terekam oleh kamera itu? Bukan awal atau akhir dari sebuah kegiatan, melainkan bagian tengahnya—saat kegiatan itu sedang berlangsung.
Misalnya, kamu punya rencana nonton film bioskop besok malam jam 7. Filmnya mulai jam 7 dan selesai jam 9. Jika ada temanmu bertanya, “Apa yang kamu lakukan besok jam 8 malam?”, kamu bisa menjawab:
“At 8 PM tomorrow, I will be watching a movie.” (Jam 8 malam besok, aku akan sedang menonton film.)
Kamu tidak bilang “aku akan mulai nonton” atau “aku akan selesai nonton”. Kamu menggambarkan aksi yang sedang dalam progres pada titik waktu spesifik (jam 8 malam) di masa depan. Inilah fungsi utama dari future continuous tense.
Rumus dan Struktur Future Continuous Tense
Kabar baiknya, rumus future continuous tense itu gampang banget untuk diingat. Strukturnya konsisten dan tidak berubah-ubah tergantung subjeknya. Yuk, kita bedah satu per satu untuk kalimat positif, negatif, dan tanya.
1. Kalimat Positif (+)
Untuk menyatakan bahwa sesuatu akan sedang terjadi, kita menggunakan struktur yang sangat simpel.
Rumus: Subject + will + be + Verb-ing + …
Struktur ini berlaku untuk semua subjek, baik itu I, you, they, we, he, she, maupun it. Gampang, kan?
- This time next week, I will be relaxing on the beach. (Jam segini minggu depan, aku akan sedang bersantai di pantai.)
- Don’t call him at 9 PM. He will be studying for his exam. (Jangan telepon dia jam 9 malam. Dia akan sedang belajar untuk ujiannya.)
- They will be traveling to Japan in October. (Mereka akan sedang bepergian ke Jepang di bulan Oktober.)
2. Kalimat Negatif (-)
Untuk membentuk kalimat negatif, kamu hanya perlu menambahkan kata ‘not’ setelah ‘will’. Simpel sekali!
Rumus: Subject + will + not + be + Verb-ing + …
Bentuk singkat dari will not adalah won’t, yang sangat umum digunakan dalam percakapan lisan maupun tulisan informal.
- You can visit me in the afternoon. I won’t be working at that time. (Kamu bisa mengunjungiku sore hari. Aku tidak akan sedang bekerja saat itu.)
- She will not be joining the meeting tomorrow because she is sick. (Dia tidak akan sedang mengikuti rapat besok karena sakit.)
- Don’t worry, we won’t be making any noise while you sleep. (Jangan khawatir, kami tidak akan sedang membuat keributan saat kamu tidur.)
3. Kalimat Tanya (?)
Untuk membuat kalimat tanya, posisikan ‘will’ di awal kalimat, sebelum subjek. Ini adalah struktur standar untuk pertanyaan yes/no dalam bahasa Inggris.
Rumus: Will + Subject + be + Verb-ing + …?
Jika kamu ingin menggunakan kata tanya (What, Where, When, Who, Why, How), letakkan kata tanya tersebut di paling depan.
- Will you be waiting for me at the station? (Apakah kamu akan sedang menungguku di stasiun?)
- What will you be doing when I arrive? (Apa yang akan sedang kamu lakukan saat aku tiba?)
- Will they be staying at the same hotel as us? (Apakah mereka akan sedang menginap di hotel yang sama dengan kita?)
Kapan Menggunakan Future Continuous Tense?
Sekarang kamu sudah tahu rumus dasarnya. Tapi, kapan momen yang paling pas untuk memakai tenses ini? Ada tiga situasi utama di mana future continuous tense menjadi pilihan terbaik.
1. Menyatakan Aksi yang Akan Sedang Berlangsung di Waktu Spesifik
Ini adalah fungsi paling umum dan mendasar. Kamu menggunakan tenses ini untuk menekankan durasi atau progres sebuah aksi yang akan terjadi pada waktu spesifik di masa depan.
- Waktu spesifik bisa berupa jam: At 10 AM tomorrow, I will be presenting my project to the board.
- Bisa juga berupa kejadian lain: When you come to my house, I will be cooking dinner.
- Atau periode waktu: This weekend, we will be redecorating our living room.
2. Menebak atau Memprediksi Situasi di Masa Depan
Terkadang, kita menggunakan future continuous tense untuk membuat asumsi atau tebakan tentang apa yang sedang terjadi di tempat lain. Ini memberikan kesan yang lebih natural daripada menggunakan simple future.
Misalnya, kamu melihat jam dan berpikir tentang temanmu yang ada di London:
- My friends are in London now. They will be enjoying the cool weather. (Teman-temanku ada di London sekarang. Mereka pasti sedang menikmati cuaca sejuk.)
- Don’t call your mom now. She‘ll probably be driving home from work. (Jangan telepon ibumu sekarang. Dia kemungkinan besar sedang menyetir pulang kerja.)
3. Menanyakan Rencana Seseorang dengan Sopan
Ini adalah trik yang sangat berguna dalam komunikasi! Menggunakan future continuous tense untuk bertanya tentang rencana seseorang terdengar lebih sopan dan tidak terlalu menuntut.
Bandingkan dua kalimat ini:
- Kurang Sopan/Terlalu Langsung: Will you help me with my homework?
- Lebih Sopan/Tidak Langsung: Will you be passing by the post office later? (Apakah kamu nanti akan lewat kantor pos?)
Pertanyaan dengan future continuous terasa seperti “sekadar bertanya” tentang rencana yang sudah ada, bukan meminta orang lain untuk membuat rencana baru demi kamu. Ini membuatnya terdengar lebih halus dan tidak memaksa.
5 Contoh Future Continuous Tense dalam Percakapan Sehari-hari
Teori sudah, sekarang waktunya praktik! Mari kita lihat bagaimana future continuous tense digunakan dalam berbagai skenario percakapan bahasa Inggris sehari-hari. Perhatikan bagaimana tenses ini membuat obrolan jadi lebih hidup.
1. Contoh 1: Membicarakan Rencana Akhir Pekan
A: “Hey, are you free this Sunday morning? Let’s go for a run!”
B: “Oh, I’d love to, but I can’t. This Sunday at 9 AM, I will be helping my dad clean the garage.”
Pembahasan:
Di sini, B menggunakan future continuous tense (will be helping) untuk menjelaskan aktivitas spesifik yang akan sedang ia lakukan, sehingga memberikan alasan yang jelas.
2. Contoh 2: Dalam Konteks Pekerjaan atau Studi
Manager: “Alright team, remember our presentation tomorrow. What will we be discussing in the first 30 minutes?”
You: “In the first 30 minutes, I will be presenting the Q3 sales report, and Sarah will be explaining the marketing strategy.”
Pembahasan:
Manager dan tim menggunakan tenses ini untuk merinci agenda yang akan berjalan selama periode waktu tertentu di masa depan.
3. Contoh 3: Saat Menanyakan Aktivitas Teman
You: “Hi! I’m around your neighborhood. What will you be doing in the next hour? I was thinking of stopping by.”
Friend: “Oh, cool! For the next hour, I’ll just be watching some TV. Come on over!”
Pembahasan:
Pertanyaan What will you be doing…? adalah cara yang sangat natural untuk menanyakan aktivitas seseorang dalam rentang waktu dekat di masa depan.
4. Contoh 4: Dalam Situasi Perjalanan (Traveling)
Mom: “I’m so excited for our Bali trip!”
Dad: “Me too! Just imagine, this time next month, we will be lying on Kuta beach, enjoying the sunset.”
Pembahasan:
Future continuous tense digunakan untuk melukiskan sebuah gambaran atau suasana yang sedang dinikmati pada satu titik waktu di masa depan.
5. Contoh 5: Membayangkan Suasana di Sebuah Acara
Friend: “I can’t wait for the concert tonight! It’s going to be epic.”
You: “I know, right? At 10 PM, everyone will be singing along to their favorite song. The atmosphere will be amazing!”
Pembahasan:
Kamu menggunakan will be singing untuk memprediksi atau membayangkan sebuah aksi kolektif yang akan sedang terjadi pada puncak acara.
Perbedaan Kunci: Future Continuous vs Simple Future
Masih bingung kapan pakai I will be doing dan kapan pakai I will do? Wajar kok! Keduanya memang membicarakan masa depan dan merupakan bagian penting dari tenses bahasa Inggris, tapi fokusnya berbeda. Mari kita lihat perbedaannya dalam tabel agar lebih jelas.
| Aspek | Future Continuous Tense (will be + V-ing) | Simple Future Tense (will + V1) |
|---|---|---|
| Fokus Aksi | Fokus pada durasi atau progres sebuah aksi. Aksi tersebut sedang berlangsung. | Fokus pada hasil atau fakta sebuah aksi. Aksi tersebut akan dimulai atau selesai. |
| Konteks Waktu | Digunakan dengan waktu yang sangat spesifik (at 8 PM, when you arrive). | Digunakan dengan waktu yang lebih umum (tomorrow, next week, soon). |
| Contoh | Tomorrow at noon, I will be eating lunch. (Besok siang, aku akan sedang makan siang.) | Tomorrow, I will eat lunch at the new cafe. (Besok, aku akan makan siang di kafe baru.) |
| Kesan | Menggambarkan sebuah “adegan” atau “suasana” di masa depan. | Menyatakan sebuah rencana, janji, atau keputusan yang pasti. |
Intinya, gunakan future continuous tense saat kamu ingin menekankan bahwa sebuah aksi akan sedang dalam proses. Gunakan simple future saat kamu ingin menyatakan sebuah fakta atau rencana yang akan terjadi.
Saatnya Praktik, Bukan Cuma Teori!
Selamat! Kamu baru saja menyelesaikan panduan lengkap tentang future continuous tense. Dari rumus dasar hingga contoh percakapan, kini kamu punya semua amunisi yang dibutuhkan untuk menggunakan tenses ini dengan percaya diri.
Namun, memahami teori saja tidak cukup. Kunci sesungguhnya untuk menguasai tenses adalah praktik berbicara atau conversation bahasa Inggris secara langsung. Seringkali kita tahu rumusnya di kepala, tapi masih ragu dan kaku saat harus mengucapkannya. Di sinilah tantangan terbesar bagi banyak pembelajar.
Jika kamu ingin beralih dari sekadar “tahu” menjadi “bisa dan pede”, kamu butuh lingkungan yang mendukung untuk praktik. Di Englishup.id, kami merancang kelas yang fokus pada praktik percakapan intensif via Zoom meeting.
Kamu tidak hanya akan belajar tenses, tapi juga langsung menggunakannya dalam diskusi seru bersama tutor profesional kami. Dengan porsi praktik yang jauh lebih banyak, kamu akan terbiasa dan semakin percaya diri untuk berbicara bahasa Inggris di situasi apa pun.
Teruslah bersemangat, karena setiap tenses yang kamu kuasai adalah satu langkah lebih dekat menuju kefasihan!
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Future Continuous Tense
- Apa bedanya future continuous dengan ‘be going to’?
- Future continuous (will be doing) fokus pada aksi yang sedang berlangsung di waktu spesifik. Sedangkan ‘be going to’ (I am going to do) lebih fokus pada niat atau rencana yang sudah diputuskan sebelumnya. Contoh: “This evening, I’m going to watch a movie” (rencana) vs “At 9 PM, I will be watching a movie” (aksi yang sedang berlangsung jam 9).
- Bisakah saya menggunakan future continuous untuk aksi yang sangat singkat?
- Sebaiknya tidak. Tenses ini menekankan durasi. Untuk aksi singkat yang terjadi seketika (seperti ‘memecahkan’ atau ‘memulai’), lebih baik menggunakan Simple Future. Contohnya, aneh untuk mengatakan “At 8:01 PM, I will be starting the car.” Lebih natural: “I will start the car at 8:01 PM.”
- Seberapa sering tenses ini dipakai dalam percakapan nyata?
- Sangat sering! Terutama untuk tiga fungsi yang telah dibahas: membicarakan aktivitas di waktu spesifik, menanyakan rencana dengan sopan, dan membayangkan suasana. Menguasainya akan membuat bahasa Inggrismu terdengar jauh lebih alami.
- Bagaimana cara terbaik untuk melatih future continuous tense?
- Cara terbaik adalah dengan menggunakannya secara aktif. Cobalah buat agenda atau jurnal harian tentang rencanamu: “Tomorrow morning, I will be jogging in the park.” Selain itu, carilah partner berbicara. Mempraktikkannya dalam dialog bahasa Inggris adalah cara paling efektif untuk membiasakan otakmu dengan polanya secara natural.