20+ Contoh Ungkapan Setuju Tidak Setuju Bahasa Inggris & Artinya

Pernah nggak sih, kamu lagi seru-serunya diskusi sama teman pakai bahasa Inggris, terus bingung gimana caranya bilang “Aku setuju banget!” atau “Hmm, kayaknya aku kurang sependapat deh,” dengan cara yang pas? Momen seperti ini sering banget terjadi. Menyampaikan persetujuan atau ketidaksetujuan adalah bagian krusial dalam komunikasi sehari-hari. Salah pilih kata, bisa-bisa lawan bicara jadi salah paham atau bahkan tersinggung.
Tenang, kamu nggak sendirian kok! Banyak pembelajar bahasa Inggris juga merasa tertantang saat harus menggunakan ungkapan setuju tidak setuju dengan tepat. Padahal, menguasai ekspresi ini bukan hanya soal hafal kosakata, tapi tentang penggunaannya secara spontan. Inilah yang membuat percakapanmu lebih hidup, natural, dan menunjukkan kamu semakin pintar bahasa Inggris.
Nah, karena kami di Englishup.id paham betul pentingnya praktik berbicara, kali ini kami sudah merangkum puluhan contoh ungkapan setuju dan tidak setuju dalam bahasa Inggris, lengkap dengan artinya dan kapan waktu yang tepat untuk menggunakannya. Yuk, kita bedah satu per satu biar kamu makin percaya diri saat ngobrol!
Apa Itu Ungkapan Setuju dan Tidak Setuju (Expression of Agreement and Disagreement)?
Secara sederhana, Expression of Agreement and Disagreement adalah frasa atau kalimat yang kita gunakan untuk merespons sebuah pernyataan, ide, atau opini dari orang lain. Sesuai namanya, respons ini bisa berupa persetujuan (agreement) atau ketidaksetujuan (disagreement).
Mengapa ini penting? Karena dalam sebuah percakapan bahasa Inggris, memberikan respons menunjukkan bahwa kamu mendengarkan dan terlibat aktif dalam diskusi. Lebih dari sekadar bilang “yes” atau “no”, menggunakan variasi ungkapan setuju tidak setuju akan membuat komunikasimu lebih berbobot dan sopan, terutama saat kamu berada dalam situasi formal atau ketika membahas topik yang sensitif.
Menguasai berbagai ungkapan ini akan membantumu untuk:
- Menghindari kesalahpahaman: Kamu bisa menyampaikan maksudmu dengan lebih jelas.
- Menjaga hubungan baik: Menyatakan ketidaksetujuan dengan cara yang sopan tidak akan menyinggung perasaan lawan bicara.
- Terdengar lebih natural: Percakapanmu akan terdengar seperti native speaker.
- Meningkatkan kepercayaan diri: Kamu jadi lebih berani untuk mengutarakan pendapatmu dalam bahasa Inggris.
Poin terakhir, yaitu kepercayaan diri, adalah kunci utamanya. Teori dan hafalan memang penting, tapi rasa percaya diri hanya bisa dibangun lewat praktik langsung. Inilah yang menjadi fokus utama di Englishup.id, di mana setiap sesi dirancang untuk memberimu porsi praktik berbicara yang maksimal.
Kumpulan Contoh Ungkapan Setuju (Agree) dalam Bahasa Inggris
Menyatakan setuju mungkin terdengar mudah. Cukup katakan “I agree” dan selesai, kan? Sebenarnya tidak sesederhana itu. Ada banyak cara untuk melakukannya, tergantung seberapa kuat persetujuanmu dan dalam situasi apa kamu berbicara, apakah formal atau santai. Memilih ungkapan yang tepat akan membuatmu terdengar lebih natural. Yuk, kita lihat beberapa kategorinya.
1. Ungkapan Sangat Setuju (Strong Agreement)
Saat kamu merasa sangat sependapat dengan ide seseorang, ungkapan setuju yang biasa saja terkadang kurang cukup. Kamu perlu menunjukkan antusiasme dan penekanan yang lebih kuat. Gunakan berbagai ungkapan ini ketika kamu 100% yakin dan ingin memberikan dukungan penuh terhadap opini lawan bicaramu. Ini menunjukkan bahwa kalian berada di frekuensi yang sama.
- Exactly!
Artinya: Tepat sekali!
Contoh: “I think we should finish this project first.” “Exactly! That’s what I was thinking.” - Absolutely!
Artinya: Tentu saja! / Benar sekali!
Contoh: “This is the best pizza I’ve ever had.” “Absolutely!“ - I couldn’t agree more.
Artinya: Aku sangat setuju. (Secara harfiah: Aku tidak bisa lebih setuju lagi).
Contoh: “Learning English is crucial for our career.” “I couldn’t agree more.“ - You’re absolutely right.
Artinya: Kamu benar sekali.
Contoh: “He is the most qualified candidate for the job.” “You’re absolutely right.“ - No doubt about it.
Artinya: Tidak ada keraguan tentang itu.
Contoh: “This movie is going to be a huge hit.” “No doubt about it.“ - Tell me about it!
Artinya: Aku setuju banget! (Ungkapan informal yang berarti kamu sangat memahami dan setuju).
Contoh: “The traffic was so bad this morning.” “Ugh, tell me about it! I was stuck for an hour.”
2. Ungkapan Setuju (General Agreement)
Tidak semua persetujuan harus diungkapkan dengan semangat meledak-ledak. Untuk percakapan sehari-hari atau saat memberikan respons yang lebih netral, kamu bisa menggunakan ungkapan persetujuan umum. Ini adalah frasa-frasa dasar yang paling sering digunakan dan mudah dipahami dalam berbagai situasi, baik formal maupun informal. Menguasainya adalah fondasi penting dalam komunikasi.
- I agree.
Artinya: Aku setuju.
Contoh: “We need a better plan.” “I agree.“ - That’s true.
Artinya: Itu benar.
Contoh: “It’s getting colder these days.” “That’s true.“ - You’re right.
Artinya: Kamu benar.
Contoh: “I think we took a wrong turn.” “You’re right. Let’s check the map.” - That’s a good point.
Artinya: Itu poin yang bagus.
Contoh: “Maybe we should ask for help.” “That’s a good point.“ - I think so too.
Artinya: Aku juga berpikir begitu.
Contoh: “This cake tastes delicious.” “I think so too.“
3. Ungkapan Setuju dalam Situasi Formal
Konteks adalah kunci dalam berkomunikasi. Saat berada dalam lingkungan profesional seperti rapat kerja, presentasi bisnis, atau diskusi akademis, pilihan katamu harus mencerminkan kesopanan dan formalitas. Menggunakan bahasa slang atau terlalu santai bisa terkesan tidak profesional. Oleh karena itu, gunakan ungkapan-ungkapan berikut untuk menunjukkan persetujuanmu secara elegan dan terhormat.
- I concur with that opinion.
Artinya: Saya sependapat dengan opini tersebut.
Contoh: “The data suggests a change in our strategy.” “I concur with that opinion.“ - My thoughts exactly.
Artinya: Itu persis seperti yang saya pikirkan.
Contoh: “We should focus on quality over quantity.” “My thoughts exactly.“ - I hold the same view.
Artinya: Saya memiliki pandangan yang sama.
Contoh: “I believe this investment is a wise decision.” “I hold the same view.“ - I am in agreement.
Artinya: Saya setuju.
Contoh: “The proposed budget seems reasonable.” “I am in agreement.“
4. Ungkapan Setuju dalam Situasi Informal
Nah, sekarang kita beralih ke situasi yang lebih santai. Ketika kamu sedang mengobrol dengan teman, sahabat, atau keluarga, kamu tidak perlu kaku. Komunikasi menjadi lebih cair dan natural. Di sinilah kamu bisa menggunakan ekspresi yang lebih luwes, kasual, dan bahkan menggunakan slang bahasa Inggris. Ungkapan-ungkapan ini akan membuat percakapanmu terdengar lebih akrab dan tidak formal.
- Totally!
Artinya: Banget! / Setuju banget!
Contoh: “That concert was amazing!” “Totally!“ - For sure.
Artinya: Pastinya.
Contoh: “Are you coming to the party tonight?” “For sure.“ - You can say that again!
Artinya: Setuju banget!
Contoh: “This homework is so difficult.” “You can say that again!“ - Same here.
Artinya: Aku juga.
Contoh: “I’m so tired today.” “Same here.“
Kumpulan Contoh Ungkapan Tidak Setuju (Disagree) dalam Bahasa Inggris
Menyatakan ketidaksetujuan seringkali jauh lebih menantang daripada menyatakan setuju. Ini sedikit lebih tricky karena jika tidak disampaikan dengan hati-hati, kamu bisa menyinggung perasaan lawan bicara atau menciptakan konflik. Kunci utamanya adalah tetap menjaga kesopanan dan menunjukkan rasa hormat terhadap pendapat orang lain, meskipun kamu tidak sependapat. Memilih kata-kata yang tepat sesuai konteks adalah segalanya.
1. Ungkapan Tidak Setuju Secara Sopan (Polite Disagreement)
Bagaimana cara menolak sebuah ide tanpa terdengar kasar atau konfrontatif? Jawabannya adalah dengan menggunakan ungkapan ketidaksetujuan yang sopan. Ini adalah cara terbaik dan paling aman, terutama dalam situasi formal atau saat berbicara dengan orang yang lebih tua. Triknya adalah dengan mengawali kalimatmu dengan mengakui pendapat mereka terlebih dahulu sebelum menyampaikan pandanganmu yang berbeda.
- I see your point, but…
Artinya: Aku mengerti maksudmu, tapi…
Contoh: “I see your point, but I think there’s another way to look at this.” - I’m not so sure about that.
Artinya: Aku tidak begitu yakin tentang itu.
Contoh: “He said the project is easy.” “Hmm, I’m not so sure about that.“ - I understand where you’re coming from, however…
Artinya: Aku paham sudut pandangmu, akan tetapi…
Contoh: “I understand where you’re coming from, however, we have to consider the budget.” - That’s not always the case.
Artinya: Tidak selalu seperti itu.
Contoh: “All social media is bad for you.” “That’s not always the case. It can be a great tool for connection.”
2. Ungkapan Sangat Tidak Setuju (Strong Disagreement)
Ada kalanya ketidaksetujuanmu sangat kuat dan kamu perlu menyampaikannya dengan tegas. Ungkapan ini digunakan saat kamu memiliki pandangan yang benar-benar berlawanan dan tidak ada ruang untuk kompromi. Meskipun begitu, penting untuk tetap menjaga profesionalisme. Walaupun kata-katanya lugas, usahakan untuk selalu menyampaikannya dengan nada bicara yang terkontrol dan hindari emosi berlebih.
- I completely disagree.
Artinya: Aku sama sekali tidak setuju.
Contoh: “I think we should cancel the event.” “I completely disagree. We’ve worked too hard on it.” - I’m afraid I have to disagree.
Artinya: Sepertinya aku harus tidak setuju. (Cara yang lebih sopan untuk tidak setuju secara tegas).
Contoh: “Your conclusion is that we should cut the marketing budget.” “I’m afraid I have to disagree.“ - That’s not right at all.
Artinya: Itu sama sekali tidak benar.
Contoh: “You’re saying I didn’t do my part.” “That’s not right at all. I finished my tasks yesterday.” - Absolutely not.
Artinya: Sama sekali tidak.
Contoh: “Should we give up now?” “Absolutely not.“
3. Ungkapan Tidak Setuju dalam Situasi Formal
Di dunia kerja, perbedaan pendapat adalah hal yang biasa dan bahkan bisa memicu inovasi. Namun, cara penyampaiannya sangat menentukan. Dalam konteks profesional, sampaikan ketidaksetujuanmu dengan elegan. Hindari menyerang pribadi dan fokus pada masalahnya. Akan lebih baik jika ketidaksetujuanmu didukung oleh data, fakta, atau alasan logis yang kuat untuk memperkuat argumenmu.
- I beg to differ.
Artinya: Saya mohon untuk berbeda pendapat.
Contoh: “Based on the report, our sales are declining.” “I beg to differ. The Q3 report shows a significant increase.” - With all due respect, I have a different perspective.
Artinya: Dengan segala hormat, saya punya perspektif yang berbeda.
Contoh: “With all due respect, I believe your approach might be too risky.” - I’m afraid I can’t agree with that proposal.
Artinya: Sepertinya saya tidak bisa setuju dengan proposal tersebut.
Contoh: “I’m afraid I can’t agree with that proposal until we see more concrete data.” - I see it differently.
Artinya: Saya melihatnya secara berbeda.
Contoh: “So, we all agree this is the best solution?” “Actually, I see it differently.“
4. Ungkapan Tidak Setuju dalam Situasi Informal
Berbeda dengan situasi formal, saat berbicara dengan teman dekat, kamu bisa lebih santai dan langsung. Kamu tidak perlu terlalu berbelit-belit untuk mengatakan tidak setuju. Namun, bukan berarti kamu bisa seenaknya. Kamu tetap harus memperhatikan situasi dan suasana hati temanmu. Tujuannya adalah berdiskusi, bukan memulai pertengkaran. Jadi, gunakan ungkapan ini dengan bijak ya!
- I don’t think so.
Artinya: Aku rasa tidak.
Contoh: “This is the best route to the beach.” “I don’t think so. Google Maps says there’s a faster way.” - No way.
Artinya: Nggak mungkin / Nggak setuju.
Contoh: “That new superhero movie was boring.” “No way! It was awesome!” - Not really.
Artinya: Nggak juga.
Contoh: “Is this dress too flashy?” “Not really. It looks good on you.” - You’ve got to be kidding me.
Artinya: Kamu pasti bercanda. (Menunjukkan ketidakpercayaan dan ketidaksetujuan).
Contoh: “Let’s go hiking in this heavy rain.” “You’ve got to be kidding me.“
Contoh Ungkapan untuk Menyatakan Setuju Sebagian (Partially Agreeing)
Dunia tidak selalu hitam dan putih, begitu pula dalam diskusi. Terkadang, kamu tidak sepenuhnya setuju atau tidak setuju dengan sebuah pendapat. Kamu mungkin merasa ada benarnya di satu sisi, tapi punya keraguan atau pandangan lain di sisi lainnya. Inilah situasi yang tepat untuk menggunakan ungkapan persetujuan sebagian atau partial agreement. Ini menunjukkan bahwa kamu pendengar yang baik dan pemikir yang kritis.
- You have a point there, but…
Artinya: Ada benarnya juga, tapi…
Contoh: “You have a point there, but have you considered the long-term effects?” - I agree up to a point, however…
Artinya: Aku setuju sampai titik tertentu, akan tetapi…
Contoh: “I agree up to a point that a vacation is needed, however, we should finish this report first.” - That’s partly true, but…
Artinya: Itu sebagian benar, tapi…
Contoh: “Working from home makes people lazy.” “That’s partly true, but it can also increase productivity for some.” - I see what you mean, but I also think…
Artinya: Aku paham maksudmu, tapi aku juga berpikir…
Contoh: “I see what you mean about the price, but I also think the quality is worth it.”
Contoh Dialog Singkat Menggunakan Ungkapan Setuju dan Tidak Setuju
Teori saja tidak cukup. Untuk benar-benar memahaminya, kamu perlu melihat bagaimana semua ungkapan ini bekerja dalam sebuah konteks. Membaca contoh dialog bahasa Inggris 2 orang adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas. Mari kita perhatikan bagaimana para penutur menggunakan frasa-frasa yang sudah kita pelajari dalam dua skenario percakapan yang berbeda, yaitu situasi informal dan formal.
Dialog 1: Situasi Informal (Merencanakan Akhir Pekan)
Anna: The weather is going to be great this weekend. Let’s go to the beach!
Ben: That’s a good point, but isn’t it going to be super crowded?
Anna: Hmm, you’re right. I didn’t think about that. What do you suggest then?
Ben: How about we go hiking instead? The new trail just opened.
Anna: Absolutely! That sounds like a fantastic idea. I couldn’t agree more.
Dialog 2: Situasi Formal (Diskusi di Kantor)
Mr. David: I believe we should launch the new product next month to beat our competitors.
Ms. Sarah: With all due respect, Mr. David, I beg to differ. Our marketing team needs more time to build a solid campaign.
Mr. David: I see your point, but the market window is closing fast.
Ms. Sarah: I agree up to a point. However, launching a product without proper marketing could be more damaging. I propose we launch in six weeks. It’s a compromise.
Mr. David: Hmm, that’s a reasonable suggestion. I concur. Let’s go with that plan.
Siap Praktikkan Ungkapan Setuju dan Tidak Setuju?
Gimana? Setelah melihat puluhan contoh tadi, ternyata ada banyak sekali cara untuk mengekspresikan pendapatmu, kan? Bahasa Inggris itu kaya dan fleksibel. Dari ungkapan yang sangat setuju dengan antusias hingga cara menolak dengan sopan, semua ada seninya. Kunci utamanya, seperti yang sudah kita bahas, adalah memahami konteks percakapan dan memilih ungkapan yang paling sesuai dengan situasi dan lawan bicaramu.
Sekarang, kamu sudah punya bekal lengkap berbagai ungkapan setuju tidak setuju dalam bahasa Inggris. Ini adalah aset penting dalam komunikasimu. Tapi ingat, pengetahuan pasif saja tidak cukup, jangan hanya dihafal! Cara terbaik dan paling efektif untuk benar-benar menguasai semua frasa ini adalah dengan menggunakannya secara aktif dan mempraktikkannya secara rutin dalam percakapan.
Jika kamu mencari tempat yang aman dan suportif untuk melatih ungkapan ini, inilah saatnya mencoba kelas di Englishup.id. Dengan metode online fleksibel dan porsi praktik berbicara yang lebih banyak, tutor profesional kami akan membimbingmu membangun kepercayaan diri berbahasa Inggris, karena kami tahu cara agar percaya diri bicara Inggris adalah kunci kesuksesan belajar. Yuk, ubah teori yang kamu pelajari hari ini menjadi keahlian nyata!
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Ungkapan Setuju dan Tidak Setuju
- Bagaimana cara tidak setuju tanpa terdengar kasar dalam bahasa Inggris?
Kuncinya adalah dengan menggunakan “softening phrases”. Awali kalimatmu dengan mengakui pendapat lawan bicara, seperti “I see your point, but…” atau “That’s an interesting perspective, however…”. Hindari kata-kata absolut yang menyalahkan seperti “You are wrong”. - Apa bedanya “I don’t agree” dengan “I disagree”?
Keduanya berarti “aku tidak setuju”. Namun, “I disagree” terdengar sedikit lebih formal dan tegas. “I don’t agree” lebih umum digunakan dalam percakapan sehari-hari dan terdengar sedikit lebih lembut. - Apakah boleh hanya mengatakan “No” untuk menyatakan tidak setuju?
Boleh, tapi sering kali terdengar sangat kasar dan tiba-tiba, terutama dalam budaya barat. Sebaiknya ikuti “No” dengan penjelasan singkat atau gunakan frasa yang lebih lengkap seperti “No, I don’t think that’s a good idea because…”. - Ungkapan apa yang bisa digunakan jika kita ragu-ragu atau belum punya pendapat?
Kamu bisa menggunakan frasa seperti “I’m on the fence about that” (Aku bimbang tentang itu), “I need to think about it” (Aku perlu memikirkannya), atau “I don’t have a strong opinion either way” (Aku tidak punya pendapat kuat soal itu).